Satu rak ponsel. Satu layar kendali.
Otomus menggerakkan armada handset Android untuk memublikasikan konten dan mengirim engagement ke Instagram dan TikTok — lalu melaporkan balik apa yang benar-benar tayang. Setiap unggahan, setiap like, setiap komentar punya barisnya sendiri, dengan akun, unit, dan alasan gagalnya.
Akses khusus operator — akun diterbitkan dari server, tidak ada pendaftaran terbuka.
| Unit | Akun | Status | Heartbeat |
|---|---|---|---|
| HP Rak A-1 | @kopi.senja | Memposting | 3 dtk |
| HP Rak A-2 | @rumahminimalis | Siaga | 9 dtk |
| HP Rak B-4 | @glowklinik | Mengomentari | 5 dtk |
| HP Rak B-7 | @dapurbunda | Akun logout | 21 dtk |
| HP Rak C-2 | @otogarasi | Tidak merespons | 14 mnt |
Ilustrasi tampilan konsol. Data sebenarnya hanya terlihat setelah masuk.
Dari handset yang dipasangkan sampai angka yang dilaporkan balik.
Tiga langkah, dan semuanya meninggalkan jejak. Tidak ada bagian yang berjalan di tempat yang tidak bisa Anda lihat.
-
01
Pasangkan handset
Agen Android dipasangkan lewat kode sekali pakai dan menerima tokennya sendiri. Sejak itu ia melapor lewat heartbeat: baterai, kesiapan Accessibility, dan akun mana saja yang masih benar-benar login.
-
02
Kirim pekerjaan
Konten masuk lewat API partner, atau kampanye engagement disusun langsung di konsol. Otomus memecahnya menjadi job per akun, per unit — dan menggeser jadwalnya per handset, karena satu ponsel hanya bisa mengerjakan satu sesi pada satu waktu.
-
03
Pantau dan koreksi
Setiap job membawa status, jumlah percobaan, dan alasan gagal yang spesifik. Metrik post yang sudah tayang ditarik balik per publikasi, dan operator bisa menghentikan atau menjadwalkan ulang apa pun yang melenceng.
Yang dikerjakan armada, dan yang dijaga konsol.
Fan-out publikasi
Satu konten, banyak akun. Jadwalnya digeser per handset dan bukan secara global, sehingga dua job di ponsel yang sama tidak pernah saling menunggu di tengah unggahan.
Kampanye engagement
Satu tautan dan tiga angka — like, komentar, repost. Konsol memenuhinya dari akun yang berbeda-beda, dan tidak pernah meminta satu akun mengerjakan aksi yang sama dua kali.
Komentar yang ditulis AI
Lima gaya komentar yang tersedia sebagai pilihan tetap, bukan kotak teks bebas — supaya tidak ada komentar yang mengarang pengalaman yang tidak dimiliki penulisnya.
Armada & akun
Handset adalah sumber kebenaran soal akun. Login yang berhenti dilaporkan akan diparkir otomatis, dan fan-out berhenti memberi kerja yang memang tidak bisa dijalankan unit itu.
Metrik per publikasi
Views, likes, komentar, share, dan simpan ditarik per publikasi — bukan per batch — karena tiap akun mendapat angkanya sendiri.
Multi-tenant & kunci API
Tiap pelanggan memegang kuncinya sendiri. Sebuah push hanya bisa menyentuh perangkat dan akun milik tenant itu, tidak pernah tetangganya.
Dua puluh like dalam satu menit terbaca sebagai beli.
Karena itu tidak ada kampanye yang direncanakan sekaligus. Otomus melepas satu gelombang pada satu waktu — sekian akun tiap sekian menit — sampai target terpenuhi.
Alasan keduanya sama pentingnya: merencanakan semuanya di muka akan mengikat tiap tugas ke handset yang kebetulan sedang menyala. Satu unit yang mati di tengah jalan akan membawa jatahnya ikut mati, sementara unit lain menganggur. Gelombang berikutnya selalu dibagikan ke armada apa adanya saat itu.
- Ukuran gelombang
- diatur per kampanye
- Jeda antar gelombang
- dalam menit
- Akun per aksi
- tidak pernah dobel
Tiap gelombang dibagikan ulang ke unit yang sedang daring pada saat itu, jadi handset yang mati di tengah kampanye tidak menahan sisanya.
Satu endpoint untuk sistem di hulu.
Sistem Anda mendorong satu konten; Otomus yang memutuskan berapa akun yang memublikasikannya, di unit mana, dan pada menit ke berapa. Hasil tiap publikasi — tautan post, waktu tayang, atau alasan gagalnya — dikirim balik lewat callback, lengkap dengan id yang Anda kenali.
- Kunci Bearer per tenant Diterbitkan dan dicabut dari konsol; yang tersimpan hanya hash-nya.
- Aman diulang Push dengan id yang sama selalu jatuh ke batch yang sama, berapa kali pun dikirim ulang.
- Callback dua arah Publikasi dan metrik dilaporkan balik ke sistem Anda, bukan menunggu ditanya.
{
"external_id": 4821,
"platform": "instagram",
"niche": "kuliner",
"caption_variants": [
"Menu baru, jam 5 sore.",
"Baru keluar dari dapur."
],
"media_url": "https://…/reel.mp4",
"scheduled_at": "2026-09-15T17:00:00Z"
}
→ fan-out ke 6 akun di 4 handset
→ callback per publikasi saat tayang
Pertanyaan yang biasanya muncul lebih dulu.
Platform apa saja yang didukung?
Instagram dan TikTok. Keduanya dikerjakan lewat aplikasi aslinya di handset, sama seperti yang dilakukan seorang admin dengan jarinya.
Apakah ini memakai API resmi platform?
Tidak. Otomus menggerakkan aplikasi di ponsel Android sungguhan lewat agen di perangkat. Itu sebabnya status akun, baterai, dan heartbeat tiap unit ikut dipantau — yang dijalankan adalah perangkat keras, bukan panggilan HTTP.
Bagaimana kalau satu handset mati di tengah pekerjaan?
Job yang sedang dipegangnya kedaluwarsa bersama masa pinjamnya dan kembali ke antrean dengan alasan gagal yang jelas. Gelombang berikutnya dibagikan ke unit yang masih daring.
Apakah publikasi yang gagal dilaporkan apa adanya?
Ya, termasuk yang tidak bisa dibuktikan. Kalau agen tidak dapat memastikan sebuah post benar-benar ada setelah komposer tertutup, itu dilaporkan sebagai gagal — pelanggan yang diberi tahu ada masalah akan mengecek, yang diberi tahu aman tidak akan.
Siapa yang bisa masuk ke konsol?
Hanya operator. Akun dibuat dari server, tidak ada pendaftaran dan tidak ada reset kata sandi lewat form — panel ini bisa memutus pairing handset dan membatalkan publikasi pelanggan.
Armadanya sudah berjalan. Layarnya ada di sini.
Masuk untuk memantau unit, publikasi, dan antrean kerja — atau hubungi admin bila kredensial operator Anda belum diterbitkan.